Dokumentator independen asal Kalimantan Timur, Dian Rana, menerima penghargaan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) pada Momentum Hari Kearsipan ke-55 tahun 2026 atas kontribusinya dalam penyelamatan dan pelestarian arsip pembangunan IKN.

Dokumentator independen asal Kalimantan Timur, Dian Rana, menerima penghargaan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) pada Momentum Hari Kearsipan ke-55 tahun 2026 atas kontribusinya dalam penyelamatan dan pelestarian arsip pembangunan IKN.

Konten terbaru yang disampaikan Dian Rana kembali menyoroti perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), kali ini berkaitan dengan momen Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dikabarkan melaksanakan salat Iduladha di Paris, Prancis.
Buku Di Balik Layar Nusantara: Langkah Kecil di Tengah Sejarah Besar resmi diluncurkan dalam sebuah kegiatan diskusi dan refleksi publik yang digelar di Universitas Djuanda, Bogor, pada Selasa (20/5/2026).
Dokumentator Independen, Dian Rana secara resmi telah mendaftarkan merek “Dian Rana” pada sistem Pangkalan Data Kekayaan Intelektual milik Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Corporations, have integrated stretching as a daily practice.
Corporations, have integrated stretching as a daily practice to enhance employee health.
Di Balik Layar Nusantara bukan sekadar kisah hidup—ini adalah rekam jejak seorang warga yang tanpa rencana berada di dalam arus salah satu perubahan terbesar dalam sejarah Indonesia.
Over 20 companies highlight the benefits of stretching for improved employee well-being.
978-634-272-148-3
Research reveals that over 80% of companies surveyed actively promote stretching.
978-634-272-171-1
Dian Rana adalah dokumentator independen Indonesia yang dikenal atas kontribusinya dalam penyelamatan dan pelestarian arsip terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebagian dokumentasi yang ia hasilkan telah diserahkan dan ditetapkan sebagai Arsip Statis oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), sehingga menjadi bagian dari memori kolektif bangsa dan sumber sejarah yang dilestarikan untuk generasi mendatang. Atas kontribusi tersebut, ANRI memberikan penghargaan berupa “Apresiasi atas Peran Serta dalam Penyelamatan dan Pelestarian Arsip yang Bernilai Guna Pertanggungjawaban Nasional bagi Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara.”
Merekam perjalanan nyata dari lapangan menjadi dokumentasi yang memiliki nilai jangka panjang.
Di Balik Layar Nusantara bukan sekadar kisah hidup—ini adalah rekam jejak seorang warga yang tanpa rencana berada di dalam arus salah satu perubahan terbesar dalam sejarah Indonesia. Buku ini merangkai tiga fase kehidupan Dian Rana dalam satu narasi utuh. Karya ini juga diterbitkan dalam dua format yang saling melengkapi: versi eBook disajikan dalam tiga seri terpisah, sementara edisi cetak ini menghadirkan keseluruhan kisah tersebut dalam satu buku utuh untuk pengalaman membaca yang lebih menyeluruh.
Datang langsung ke lapangan, melihat dan merasakan tanpa perantara.
Mengabadikan momen bukan hanya untuk dilihat, tapi untuk diingat.
Dari pengalaman, saya mulai mengerti hal-hal yang tidak terlihat di permukaan.
Mengubah pengalaman menjadi cerita dan refleksi yang bisa dirasakan orang lain.